Skip to main content

follow us

Masalah Pencernaan yang Umumnya Dialami Balita

Bayi tentu tidak dapat memberi tahu gejala yang dirasakan jika kesehatannya terganggu, termasuk masalah pencernaan. Seperti yang kita ketahui, kemampuan mencerna makanan bayi memang masih berkembang dan belum sempurna. Kondisi inilah yang membuat si Kecil menjadi rentan terhadap berbagai masalah pencernaan. Lalu, apa saja masalah pencernaan yang umumnya dialami bayi, pada dasarnya Fungsi bakteri baik untuk kesehatan pencernaan pada bayi belum terbentuk semua, maka dari itu pencernaan pada bayi belum sepenuhnya sempurna sampai beranjak dewasa.

Muntah, Pencernaan bayi yang masih belum sempurna akan bekerja lebih lambat. Dengan begitu, asam lambung dapat naik ke kerongkongan. Menurut beberapa dokter ahli, kondisi ini menyebabkan bayi kerap memuntahkan makanannya atau tersedak saat menyusui. Selain muntah, Anda mungkin juga bisa mendengar bunyi pada perut bayi. Anda dapat meringankan kondisi ini dengan memastikan popok si Kecil tidak terlalu ketat, memberikan makan untuknya dengan porsi yang lebih sedikit tetapi sering, serta menegakkan tubuhnya selama 30 menit setelah menyusui.

Selain asam lambung, bayi yang terlalu banyak makan atau minum ASI juga bisa muntah. Jika si Kecil terus-menerus muntah dan ditandai adanya perubahan warna muntah, sering tersedak, atau menolak menyusu, segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter. Diare, Banyak hal yang dapat menyebabkan diare, seperti infeksi virus, bakteri, atau parasit. Bayi dapat terinfeksi melalui kontak dengan makanan, air yang tidak bersih, atau saat menyentuh permukaan objek dan memasukkan tangan ke dalam mulut. Menurut para ahli, rotavirus yang masuk ke tubuh bayi juga bisa menyebabkan diare.

Gejala yang lebih parah biasanya ditandai dengan munculnya ruam, demam, menangis saat buang air, perdarahan dan muncul lendir pada feses, serta mulut kering. Konstipasi atau Sembelit, Tidak hanya diare, konstipasi juga salah satu masalah pencernaan pada bayi yang umum terjadi. Biasanya kondisi ini terjadi saat si Kecil mulai mengonsumsi makanan padat. Bayi yang mengalami sembelit akan menunjukkan gejala kesakitan saat buang air, ada darah pada feses, rewel, dan tentunya jadi jarang buang air karena sulit untuk dikeluarkan. Nah bagi anda yang ingin mendapatkan beberapa referensi dan juga informasi langsung saja klik https://www.guesehat.com/, sebagai referensi harian seputar kesehatan bayi dan lainnya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar