Zona Nyaman adalah

Zona Nyaman adalah

Tergerak menulis ini karena pernah menemui seorang yang sudah bekerja sebagai karyawan kemudian dianggapnya kategori dalam zona nyaman, kemudian resign sebagai karyawan memilih jadi pengusaha zona resiko yang dianggap bisa memajukan dirinya.

Ini adalah sudut pandang saya, sepertinya orang begitu sinis dengan zona nyaman, sedangkan hidupnya ini yang dicari bukankah kenyamanan.

Tinggal seperti apa nyamannya orang, tiap orang berbeda-beda, jadi ukur diri anda jangan hanya sekedar ikut-ikutan zona nyaman itu seperti itu, terus melakukan itu, hasilnya bukannya lebih baik tapi kacau, baru terasa setelah kejadian setelah beberapa tahun kemudian.

Ada juga yang menjadi bahan cercaan, ayo bangkit keluar dari zona nyamanmu.

Saya sendiri berjuang untuk mendapatkan zona nyaman, ada orang kok malah keluar dari zona nyaman.

Zona nyaman yang dimaksud seperti apa dulu !!!

Kalau dicontohkan dilingkungan kerja, yang satu aktif kerja, produktif, yang satu santai tapi mendapatkan hak yang sama disetiap bulannya, yang santai ini dianggapnya zona nyaman, tidak menurut saya, itu namanya bukan zona nyaman, tapi bom waktu, jangka pendek mungkin tidak terasa, coba beberapa tahun kemudian cek uji kapasitas orang tersebut bandingkan dengan karyawan yang aktif yang kerja produktif.

Kemudian yang aktif produktif karena sama sebagai karyawan belum seorang pengusaha disebut zona nyaman, tidak juga berbicara jangka panjang orang seperti ini terlatih, punya sepak terjang, dan ketrampilan yang teruji, dari pengalamannya ini bisa dijadikan modal berwirausaha sampingan selain sebagai karyawan, singkatnya orang-orang seperti ini bisa berkembang dengan sendirinya.

Bagi saya zona nyaman adalah tidak semata hasil, tapi bagaimana menjalani prosesnya agar bisa berkembang.

Zona nyaman adalah pola pikir dan jiwa ini bisa menyesuaikan seiring bertambahnya umur, contohnya usia sudah 50 tahun, pola pikirnya masih sama seperti usia 20 tahun. sedangkan raga usia 20 tahun dan 50 tahun, tenaga sudah berbeda tidak bisa disamakan lagi.

Zona nyaman itu ketika saya sudah berusaha berjuang terus belajar menjalani kehidupan semoga bisa lebih baik lagi.

Saya merasa tidak nyaman, kalau belum melakukan sesuatu atas masalah yang terjadi pada saya.

Saya merasa tidak nyaman jika tidak melaksanakan tanggungjawab saya.

Ketika memperhatikan orang kok cuek, seenaknya sendiri, tidak bertanggungjawab, nyaman banget, bagi saya tidak nyaman, dia sedang membuat membangun sendiri bom waktu, bom waktu tersebut adalah masalah besar yang terjadi bisa jangka pendek bisa terjadi jangka panjang.

Waktu itu terus berjalan tidah hanya berjalan tapi berubah, pastinya harus menyesuaikan perubahan itu, dulu beli sawah harga 30 juta benar, sekarang beli tanah yang sama 30 juta sangat tidak benar.

Bidang teknologi, nokia merajai handphone benar itu dulu, sekarang tertinggal itu benar.

Jadi zona nyaman adalah terus berjuang dalam kebaikan....

Seperti yang saya jalani dalam berwirausaha online, sudah promosi kok sepi, mencari cara lain dikembangkan lagi cara promosinya, sampai beli produk digital beli berbayar, kemudian praktekan terus begitu seterusnya...

Yang tukang promosi baca juga : dua produk digital untuk mengoptimalkan promosi hanya 10ribu

Menurut anda zona nyaman itu seperti apa ?

Silakan tinggalkan di komentar...