Waktu paling Nikmat dalam 24 jam

Posting kali ini tentang sebuah rasa, rasa dimana dalam 24 jam ada jam-jam yang berbeda.

Bedanya seperti apa ?

Yang saya rasakan adalah sebuah ketentraman ketenangan dan keindahan.

Dari udaranya begitu segar berbeda dari jam-jam lainnya, jiwa ini terasa refresh

Jam tersebut adalah dari jam 04.30 wib - 06.00 WIB

Untuk bisa menikmati jam-jam itu tidaklah mudah didapatkan karena ada godaan kondisi masih ngantuk yang tak kalah nikmat, tapi sepertinya itu jebakan karena ada unsur hawa nafsu kemalasan, jika dibiarkan terus-menerus sama saja melatih diri untuk menuruti hawa nafsu.

Ketika bangun kesiangan sepertinya tubuh ini tidak mendapatkan asupan.

Itulah Nikmat bangun pagi dan saya rasa itu bukan ikhtiar upaya manusia, tapi Nikmat Allah dengan ridonya dibangunkan waktu shubuh, tidak ada rasa kantuk, mandi dan semangat kemudian menikmati suasana yang tenang dengan udara segar, membuat mata pikiran dan hati merasakan sebuah nikmat.

Sebelum aktivitas, perlunya sesuatu ketenangan jangan buat pikiran kita terus dipacu dengan aktivitas yang tak ada selesainya, itulah cara menikmati waktu.

Ada kalanya santai diwaktu yang tepat dan ada kalanya waktu berpacu menyelesaikan kewajiban-kewajiban dan semua harus bisa dijalankan dengan rasa, agar bisa menikmati, dan rasa itu ada pahit dan manis kedua rasa itu harus bisa menikmati.

Di jam-jam itu mau duduk doang menikmati air hangat, main hp, tetap nikmat.

Sambil buat kerja didepan komputer yang saya lakukan mengoptimasi toko online saya tokofaiz.com juga pikiran segar terasa nikmat

Dukung blog ini caranya berbelanja online di www.tokofaiz.com klik disini www.tokofaiz.com




Baca Juga

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WC Mampet dikasih apa ya ? Cerita Pengalaman Beres dengan Cara ini

Atribut PMR dan kelengkapannya itu apa saja, berikut ulasan lengkapnya

Pengalaman Pemula Ternak Kenari bagian penjodohan

Ketahui Bahasa Inggris Terkejut dan Cara Menggunakannya

5 Catatan Buka Toko Online Kedua setelah yang Pertama Lumayan berhasil